tiket nonton traveloka

Kenangan Menonton Film: Dahulu dan Sekarang

Martabak Bunder- Boleh lah ya, saya sharing hal remeh setelah berjibaku mengerahkan seluruh tenaga dalam untuk mengikut #LombaBlog DestinasiWisataJember

Baca Juga: 8 Alasan Memilih Taman Botani Sukorambi Jember Menjadi Destinasi Wisata Ketika Libur Lebaran bersama Keluarga

Dahulu saya adalah penikmat movie di bioskop. Masih teringat jaman SMA hingga awal perkuliahan, jika ada film terbaru dengan genre yang disukai maka sudah dipastikan saya akan langsung datang. Beberapa Movie yang saya gandrungi waktu itu beragam. Usia dan karakter saya waktu itu mempengaruhi apa yang saya nikmati untuk ditonton di sebuah movie theater seperti CGV. Jaman SMA, tontonan saya dipenuhi dengan berbagai balada romansa indah bersama gebetan. Wajar, ketika itu saya belum mengerti hakikat cinta sesungguhnya.. tsaaah.

Baca Juga : 7 Kriteria Memilih Suami

Lambat laun, tontonan di Bioskop menjadi sedikit demi sedikit berubah. Kala itu, saya lebih menyukai film yang disadur dari novel religi hits pada jamannya karangan Kang Abik. Dengan berbekal sedikit pengetahuan tentang agama, Film yang saya nikmati pun berubah 100% dari sekuel Harry Potter lalu  saya melakukan apparatemenjadi penikmat film religi seperti Ayat-ayat Cinta, Ketika Cinta Bertasbih 1&2 karya alm. Chaerul Umam, hingga Perempuan Berkalung Sorban besutan Hanung Bramantyo.

Momen masa muda yang belum terarah itu, menjadikan menonton bioskop menjadi seperti hobi berkelanjutan  yang paling menyenangkan. Ketika kepenatan jadwal kuliah yang menumpuk, aktivitas menonton di bioskop cukup menjadi hiburan mahal tapi memuaskan bagi saya. Memori yang terekam kala itu adalah beberapa hal yang membuat saya malas dan bad mood ketika menonton di bioskop

Pesan Tiket

Urusan pesan tiket menjadi hal yang membuat saya dapat mengurungkan niat untuk menonton di bioskop. Karena pemesan tiket adalah koentji guys!. Dari tiket kita dapat menentukan bayak hal yang menjadikan kita dapat menikmati film di sebuah bioskop. Hal pertama adalah untuk mendapatkan tiket bioskop jaman dahulu, kita harus mengantri. Mengantri itu hal yang baik Rin! Ya, jika di saat yang tepat dan dibutuhkan. Tidak untuk mengantri tiket di bioskop.

Jika film yang diputar adalah film hits maka bersiap-siaplah untuk mengantri dua kali lebih lama dan mendapati antrian yang mengular dan panjang. Tobat! Momen yang sangat membosankan bukan?

Tiket yang didapatkan pun juga mempengaruhi posisi tempat duduk kita di dalam bioskop bukan?. Nah,coba bayangkan ketika kamu dalam posisi setelah mengantri panjang yang melelahkan. Ternyata mendapatkan posisi tempat duduk terburuk sepanjang masa di dalam bioskop. Saya pernah merasakannya. Bukan film yang saya nikmati, saya hanya mendapat sakit leher berkepanjangan.

tiket nonton traveloka
Sumber: https://cdn.pixabay.com/photo/2015/01/18/15/14/theatre-603076_960_720.jpg

Beruntung masih kebagian tempat duduk. Jika tiket pada jam tayang terdekat habis, maka kamu juga akan lebih menunggu lama lagi bukan untuk menikmati film? Hah, syusahnya mau refreshing.. 🙁

Menentukan Jenis Film

Hal selanjutnya yang membuat bete tingkat dewa dalam aktivitas menonton di bioskop adalah menentukan jenis film yang yang ditonton. Untuk menentukan Film yang akan dinikmati kita akan beradu argumen dengan partner nonton kita, baik suami, anak-anak. Kalau film gak cocok mah bye aja! Deuh bakalan jadi perang dunia ya!

tiket nonton traveloka 444
Sumber: https://i.jeded.com/i/bilal-a-new-breed-of-hero.103786.jpg

Dari pengalaman di atas yang pernah saya lalui di masanya. Innalillahi.. kompleks ya? Maka dari itu dari hal-hal tersebut saya cukup mengurangi hingga dalam fase berhenti dari aktivitas saya menonton bioskop. Hingga akhir perkuliahan saya tidak pernah lagi melakukan aktivitas ini karena sibuk kuliah, menuntul ilmu syar’i dan mencari jodoh. 😀

tiket nonton traveloka
Sumber: https://www.cgv.id/uploads/movie/compressed/18010900.jpg

Dan di era daring yang semakin menjadi aktivitas utama masyarakat indonesia. baik dari jualan secara online hingga soal hiburan pun tidak jauh dari aktivitas online. Ada hal baru yang mungkin dapat membuat saya kembali menjadi penikmat film di bioskop. Ada beberapa list film anti mainstream seperti The Big Game,Bilal, The Power of Love 212 dan lain-lain, yang menggelitik saya ingin mengarungi dunia ini lagi mungkin dengan syarat.

tiket nonton traveloka
Sumber: https://movgeeks.blogspot.com/2015/12/big-game-2014.html

Pesan Tiket Nonton Traveloka

Dari masalah pesan tiket yang njelimet bin mumet, salah satu e-commerce keren ini menyediakan kemudahan bagi para penggunanya dalam hal pemesanan tiket bioskop di CGV. Pebelian tiket nonton bioskop hanya bermodal smartphone dan aplikasi traveloka memudahkan penikmat film yang sudah berkeluarga sepeti saya untuk menonton film dengan nyaman dan aman.

Atur Waktu dan Tempat

Dengan pemesanan tiket nonton terlebih dahulu, kita dapat mengatur waktu dan tempat nonton di cabang CGV dimanapun kita inginkan. Tanpa Harus rela mengantri lama. Sudah tidak ada keluhan tentang mata yang capek, leher yang kaku karena salah memilih tempat duduk. Kita dapat memilih tempat duduk sesuai dengan yang kita inginkan jauh hari.

tiket nonton traveloka 333
Sumber: https://www.cgv.id/en/promotion/detail/PR201804231134349781

Pembayaran Pesan Tiket

Pembayaran tiket pun dipermudah dengan cara pembayaran, alhamdulillah, jika biasanya pembayaran menggunakan karu kredit yang banyak orang tidak mempunyai kartu kredit. Traveloka menyediakan pembayaran melalui minimarket yang tersebar di seluruh Indonesia.

CGV dan Family Time

Dahulu saya penikmat, Sekarang saya mundur dari semua itu, hingga saya mendengar kabar bahwa CGV menyediakan banyak film langka yang saya incar. Dan pastinya ada paket Family time dimana hanya film dengan genre yang dapat dinikmati oleh seluruh keluarga khususnya bagi anak-anak. Yang akhir-akhir ini menjadi banyak polemik di sosial media tentang membawa anak di bioskop. Sudah siap menikmati film bersama anak-anak?

 

2 thoughts on “Kenangan Menonton Film: Dahulu dan Sekarang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *