Ide-bisnis-ukm-alfamart1

Sinergi Alfamart bersama The Jannah Institute dan Bidadari Jember untuk Perkembangan UMKM Kota Jember

Ide Bisnis UKM masa kini?-“Selamat datang di Alfamart,Selamat belanja!”

Sudah tidak asing dengan kata-kata di atas? Pastinya, ketika kita datang berbelanja di salah satu minimarket berlogo dominan merah, biru dan kuning, yaitu Alfamart. Alfamart Indonesia merupakan bisnis minimarket lokal yang sudah 17 tahun lamanya melayani masyarakat Indonesia dan telah memiliki sistem waralaba. Ribuan Gerai Alfamart sendiri sudah tersebar di seluruh kota maupun pelosok di Indonesia, tidak terkecuali Kabupaten Jember.

Ide-bisnis-ukm-alfamart2

Dari sekian banyak kompetitor di bidang jasa dan distibutor kebutuhan sehari-hari. Alfamart selalu menyajikan inovasi yang apik untuk mengikuti keinginan konsumen di jaman millenial saat ini. Salah satu cara alfamart untuk berinovasi adalah dengan mengajak penggerak UMKM untuk melakukan kerjasama yang menguntungkan kedua belah pihak.

Dahulu, Alfamart yang dikenal hanya menjual produk kebutuhan sembako, snack, maupun lainnya yang merupakan produk dari Pabrik dan Industri besar. Nyatanya, kini gerai tersebut telah mencoba gebrakan baru untuk menggandeng para penggerak UMKM. Terbukti beberapa produk anak negeri berhasil menyandingkan produk mereka dengan produk dari industri besar lainnya di gerai Alfamart.

Salah satu agenda untuk mengaplikasikannya secara langsung kepada masyarakat yaitu dengan memberikan edukasi ide bisnis UKM pada workshop yang berlangsung pada hari Kamis, 19 April 2018 lalu. Bekerjasa sama dengan The Jannah Institute yang notabene merupakan Knowledge Center di Kabupaten Jember. Kegiatan Workshop sehari ini juga didukung oleh Komunitas Perempuan Online Jember yaitu Bidadari Jember.

Baca juga: Mutiara tersembunyi Kota Jember.

Workshop yang membawa semangat Kartini ini bertajuk “Pelatihan Pemberdayaan Masyarakat Khusus Perempuan”.

Ide-bisnis-ukm-alfamart3

Kekeluargaan

Alhamdulillah, kali ini saya diberi kesempatan oleh Founder The Jannah Institute, mbak Prita HW untuk mengikuti workshop yang diadakan pada hari kamis, 19 April 2018. Lokasi Workshop terlaksana di Rumpi-Rumpi Home & Bistro, yang terletak di kawan Jalan Tidar, Kota Jember. Suasana lokasi sangat mendukung berlangsungnya acara. Desain Interior yang minimalis namun eye catching dan pastinya membuat para instragameun betah berlama-lama disini. Dekorasi Cafe yang instagramable membuat hati menjadi riang gembira.

Ide-bisnis-ukm-alfamart15

Pagi, sekitar pukul 08.30 para peserta mulai berdatangan. Dari beberapa peserta terlihat banyak yang saya kenal. Mereka merupakan teman dan partner dari kelas Exclusive Blogger season #1 dari The Jannah Institute.

Baca juga: Memori seorang (alumni) Exclusive Blogging Class #1 bersama mbak Prita HW.

Terlihat antusias peserta berdatangan dan mengisi form registrasi. Peserta yang keseluruhannya adalah perempuan ini terdiri dari berbagai macam kalangan. Ada Full Time Mom, Pengusaha Catering, Blogger, mahasiswa. Atau perpaduan diantara keduanya. Wah, masya Alloh ya.. Kali ini didominasi para mompreneur yang mempunyai semangat menuntut ilmu yang tinggi.

Ide-bisnis-ukm-alfamart 4

Setelah peserta memenuhi tempat yang disediakan. MC a.k.a mbak Ratna Dias yang merupakan Founder Bidadari Jember mulai membuka acara dengan semangat yang sangat luar biasa! Suasana menjadi tidak canggung antara peserta satu dengan yang lain. Suhu ruangan menjadi mulai hangat. Ah, entahlah apa karena dibakar oleh semangat peserta yang berjumlah 30 orang atau AC ruangan yang kurang dingin. Alhamdulillah pembukaan acara kali ini berjalan lancar. MC memaparkan beberapa materi dan sub acara yang akan dilaksanakan hingga jam 12.00 siang.

Ide-bisnis-ukm-alfamart5

Selanjutnya, sambutan yang disampaikan oleh Bapak Yosia Andika, selaku Branch Manger PT Sumber Alfaria Trijaya Jember. Ia menyampaikan bahwa alfamart selalu berinovasi memenuhi kebutuhan target pasar  dan mengedukasi masyarakat yaitu dengan mengadakan acara seperti workshop ini.

Ide-bisnis-ukm-alfamart6

Pembukaan semakin lengkap dengan keluwesan mbak Prita HW ketika menyampaikan sambutannya. Berbekal jam terbang tinggi sebagai public speaker, Mbak Prita membuat mini games untuk mencairkan suasana kaku dan sungkan diantara peserta baik blogger dan peserta umum. Kekeluargaan dan ikatan diantara peserta pun mulai terlihat.

Seru dan Aplikatif

Rambut hitam ikal, Berkacamata, dan Enerjik. Kata-kata yang mungkin pantas menggambarkan sosok yang sedang mengisi sesi Success Story. Ibu Dewi Uji, Owner Mayar Shopping. Salah satu UKM yang terbilang sukses dari Kecamatan Balung, Kabupaten Jember. Ia mengatakan,

“Seharusnya, saya belum pantas untuk berdiri di sini. Ingat ya? Di sini kita sama-sama belajar. Saling berbagi ilmu. kebetulan Ilmu yang saya punya ya ini” ucapnya merendah.

Ide-bisnis-ukm-alfamart7

Ia memaparkan bahwa awal Ia memulai bisnis hand crafting ini karena terpaksa dan kepepet. Sebelumnya Ia merupakan Penjual serba bisa, belum fokus ke dalam satu bisnis saja. Berjualan baju, kerudung, alat rumah tangga, Ia lakoni untuk membantu suaminya. Pucuk dicinta Ulam tiba, ada seorang kawan yang menawarinya untuk membuat undangan unik bin aneh.

“Eh, bisa gak bikin undangan dari daun?”

Dapat ilham darimana, Ia langsung saja menyetujui permintaan kawannya. Padahal, Ia sama sekali belum pernah membuat undangan dengan permintaan yang seperti itu. Belum uji pangsa pasar. Dan belum uji harga pasar. Namun dengan mantap Ibu Dewi menerima pesanan tersebut.

Ide-bisnis-ukm-alfamart8

Trial and Eror menjadi bekal utama Ibu Dewi Uji. Dan pastinya kemauan untuk selalu mencoba hal baru, Ia lakukan dengan sepenuh hati. Dengan harga undangan pernikahan yang awal memulai usaha dibandrol hanya dengan Rp. 2700,- per buah. Tidak mengurangi semangatnya untuk memulai bisnis ini. Dibarengi kerja keras yang mumpuni. Alhamdulillah, Ia dan suami berhasil keluar dari zona nyaman. Terbentuklah, Mayar Shopping. Undangan demi undangan, Souvenir demi souvenir yang unik tercipta dari tangan luwes ibu Dewi.

Prinsip utama Ibu Dewi adalah manfaatkan bahan-bahan alam dan sekitar. Daur ulang sampah dan bahan yang tidak terpakai lagi. Dengan modal minim seperti limbah serbuk kayu, Mayar Shopping membuat gebrakan Undangan Pernikahan dari bahan dasar limbah serbuk kayu. Masya Alloh yaa..

Pelanggan setia pun berdatangan mulai dari Sumatra hingga ke pelosok Papua, omset pun bertambah. Mayar Shopping sendiri merupakan toko online Undangan dan Souvenir pernikahan pertama yang memanfaatkan limbah.

Tak puas dengan cerita suksesnya mengegola Mayar Shopping bersama suami. Ia dengan mudah berbagi ilmu untuk bagaimana cara membuat undangan, salah produk Mayar Shopping! Barokallohufik bu, ilmunya…

Action!!

Awalnya saya heran, “Wow, ibu ini.. Masya Alloh ya… Gak takut kalo ide bisnis UKM nya dicuri orang!!”

Keheranan saya tidak berlanjut lama, saya mempunyai kesempatan bertanya langsung ke Ibu Dewi Uji. Ia menjawab dengan mantap.

“Mbak, Rejeki itu gak bakalan tertukar, malah saya bisa bantu orang lain seneng rasanya.. Eh tapi bisa juga lho mbak, kulakan serbuk kayunya ke saya.” Canda Ibu Dewi sambil tertawa renyah.

Peserta benar-benar melakukan praktek dasar step by step untuk membuat souvenir pernikahan berupa Blocknote. Berikut beberapa hal yang butuh dipersiapkan untuk membuat Blocknote Unik versi Mayar Shopping.

Ide-bisnis-ukm-alfamart9

Alat & Bahan:

  1. Kertas Karton daur ulang
  2. Serbuk kayu
  3. Kertas putih
  4. Tali Rami
  5. Gunting
  6. Solet
  7. Lem rajawali
  8. mesin Plong
  9. klip hitam

Cara Membuat:

1. Membuat Cover Blocknote

  • Menggunting kertas Karton sesuai dengan ukuran blocknote yang diinginkan. Misalnya 15x25cm. Membuat sebanyak dua lembar unuk cover depan dan belakang.
  • Memberi lem pada bagian muka cover depan dan bagian belakang cover bagian belakang blocknote secara tipis dan menyeluruh
  • Menumpuk dan menekan serbuk kayu pada bagian karton yang telah dilapisi lem. Menekan nekan agan serbuk kayu menempel sempurna pada karton
  • Menunggu kering, lalu dibersihkan

Ide-bisnis-alfamart 12

2. Menyatukan Blocknote

  • Menggunting lembaran kerta untuk menjadi lembaran isi blocknote yang ukurannya sama dengan cover.
  • Menyatukan cover depan, isi blocknote dan cover belakang secara presisi
  • Melubangi bagian atas blocknote dengan alat plong.
  • menyatukan sementara dengan klip kertas warna hitam.
  • menyatukan setiap bagian blocknote dengan cara menjahit manual dengan peniti lalu merajutnya dengan tusuk feston, lalu diakhiri dengan simpul mati.

Ide-bisnis-ukm-alfamart10

3. Menghias Blocknote

Menghias blocknote dengan bunga kering ataupun biji-bijian dengan cara menempelkannya dengan lem putih rajawali. Dari serangkaian tahapan di atas, kita bakal memperoleh blocknote unik dan menarik sesuai dengan harapan.

Kembali pada antusias peserta mengikuti praktek secara langsung crafting bersama ibu Dewi Uji. Suasana akrab dan bahagia terpancar dari wajah tiap peserta. Owner Mayar shopping pun tak henti-hentinya dengan sabar menjelaskan tahap demi tahap pembuatan blocknote. Ada peserta yang kesulitan dalam menyimpulkan tali rami di blocknote, dengan cekatan Ibu Dewi melihat letak kesalahan, dan mengajarkannya kembali.

Sungguh, sesi ini membuktikan dibalik kesuksesan seseorang, ada banyak batuan terjal yang pernah dilewati. Rintangan dan ujian pun pastinya pernah didapatkan. Namun, seleksi alam berlaku. Yang bertahan hanyalah yang terus berikhtiar dan tawakkal terhadap Penciptanya.

Menginspirasi dan Berwawasan

Beranjak siang, mbak Prita HW memaparkan dengan gayanya selalu menyalurkan energi positifnya. Diawali dengan luwes serta interaktif, blogger pro di www.pritahw.com ini, menjelaskan bagaimana menulis caption instagram yang menarik.

Ide-bisnis-ukm-alfamart13

Menurutnya, jaman millenial seperti ini kita perlu belajar bagaimana beradaptasi dengan teknologi yang semakin berkembang secara pesat. Apalagi, aktivitas daring yang menjamur di masyarakat melalui jejaring sosial baik facebook, twitter hingga instagram

Tidak hanya kawula muda, bagi ibu-ibu jaman ‘now’ mulai memanfaatkan ketersediaan fasilitan jual beli secara daring untuk membantu perekonomian keluarga, atau hanya untuk menuntut ilmu dan menambah wawasan.

Sayangnya, jual beli secara online terkadang menjadi tidak menyenangkan, ketika tidak terjadi closing, ataupun menjadi spam bagi orang lain. Karena bagi pemula yang melakukan bisnis secara daring masih menggunakan teknik lama yaitu hard selling. Ini menjadi tidak menarik konsumen untuk membeli ataupun melirik produk kita. Khusunya jejaring sosial instagram

Sebelum melangkah lebih jauh, saya juga pernah menuliskan tips bagi pemula ketika berjualan di instagram.

Baca juga: 7 Tips Jualan Online di Instagram bagi Pemula

eh, tapi tulisan diatas tidak se-keren materi yang dijelaskan secara rinci oleh ibu satu anak ini. Ia memberi contoh langsung bagaimana mengelola postingan di Instagram. Beberapa contoh akun dipaparkan dan dijelaskan keunikannya. Mulai dari akun instagram brand hijab, jam tangan, hingga organisasi maupun kuliner.

Ia menjelaskan bagaimana membuat personal branding yang kita inginkan di mata masyarakat. Bukan hanya sekedar posting produk, dan sekedar status alay maupun hard selling. Akan tetapi, bagaimana membuat akun instagram kita menampilkan secara penuh seperti apa kita di dunia nyata.

Bukan mbak Prita kalau tidak ada kejutan. Ia juga memberikan kuis singkat sekedar ice breaking namun berhadiah, yaitu membuat postingan instagram tentang acara yang sedang berlangsung. Peserta sangat bersemangat mengikuti kuis ini, terbukti beberapa akun personal membanjiri  hashtag yang ditentukan waktu itu yaitu #alfamartxtji dan #bidadarijember.

Ide-bisnis-ukm-alfamart14

Mbak Prita menjelaskan pentingnya konsep dan ide dasar terpenting dalam membangun personal branding. Poin utama selanjutnya yaitu bagaimana mengusahakan agar soft selling yang menjadi pemeran utama dalam setiap postingan. Karena tanpa sadar soft selling lebih menarik dibandingkan dengan hard selling yang terlihat secara terang-terangan aktivitas jual menjualnya.

Kesimpulan dari sesi ini, mulai dari sekarang dan kontinuitas dalam melaksanakannya merupakan latihan paling jitu untuk memulai memikirkan konsep bisnis apa yang akan kita tunjukkan di masyarakat. Bukan hanya jualan tapi juga memberi manfaat yang berarti untuk masyarakat sekitar.

Membaca Peluang Pasar

Bagi Mompreneur Jember, yang mempunyai produk UKM dan ingin melebarkan sayapnya lebih luas, sesi terakhir ini solusinya. Dalam workshop yang diselenggarakan oleh PT Sumber Alfaria Trijaya diwakili oleh Ibu Vina selaku MD (Merchandise) Manager Alfamart Jember, menjelaskan bagaimana alfamart menerima produk baru khusunya produk dari penggiat UKM lokal.

Beberapa point utama yaitu,

  • Kriteria Produk yang Akan Dijual

Kriteria produk yang akan dijual harus sesuai dengan segmentasi Alfamart, ketersediaan tempat, potensi permintaan pasar, serta dukungan ketersediaan barang. Menurut Ibu Vina, produk yang ditawarkan kepada Alfamart harus unik dan belum ada di pasaran.

  • Proses Pengajuan Produk Baru
  • Pendaftaran Suplier Baru
  • Business Review

Ternyata sudah banyak produk UKM yang tersedia didukung untuk dipasarkan di Alfamart, dan itu setelah memenuhi semua uji dan kriteria serta ketentuan yang dimiliki oleh Alfamart. Mau mencoba?

Perempuan itu Saling Menguatkan!

Tidak terasa, sayup adzan berkumandang menandakan dhuhur telah tiba dengan sempurna. Wajah lelah peserta yang penuh antusias mendengar penjelasan dari pihak  Alfamart tentang tawaran produk UKM yang lolos verifikasi, antusiasme tetap tinggi. Sayangnya, workshop setengah hari itu harus berakhir.

Oh iya, ada satu lagi pengumuman pemenang kuis caption terbaik dan peserta paling aktif merupakan momen yang paling ditunggu-tunggu. Alhamdulillah mug cantik persembahan dari lapak the jannah institute berhasil dibawa pulang oleh dua ibu muda yang memiliki semangat yang luar biasa!, Voucher dari Lapak the Jannah dan brand Keripik-koe pun diperoleh 5 mompreuner yang aktif bertanya kepada pemateri, dan yang terakhir adalah bingkisan untuk caption terbaik di instagram, dibawa pulang oleh 3 blogger jember dan dua ibu muda yang pandai merangkai kata. Alhamdulillah, saya termasuk salah satu diantar mereka. Allohumma bariklanaa…

Ide-bisnis-ukm-alfamart16

MC menutup jalannya acara yang terhelat secara cuma-cuma atau tanpa punggutan biaya sama sekali, namun banyak makna ini dengan setengah hati. Acara yang sangat luar biasa dan berkesan di hati. Acara ini diakhiri dengan doa, dan kebersamaan ngaliweut bersama menu ndeso namun nikmat.

Harapannya Workshop seperti ini rutin diadakan untuk mengedukasi masyarakat luas, bahwa memulai bisnis itu mudah jika ada kemauan belajar, dan istiqomah dalam menjalaninya!.Khususnya teruntuk perempuan, ibu yang sedang jihad jempol, dimana mulai membantu perekonomian keluarga lewat pundi-pundi aktivitas online, tanpa mengurangi ataupun menghilangkan kehormatannya sebagai seorang perempuan.

Sungguh, wahai perempuan, kalian sangat mulia!! Ayo bersama merangku dengan kasih sayang, bahwa tiap perempuan itu istimewa. Tanpa harus merendahkan yang lain karena suatu hal. Mari bersinergi untuk menjadi sosok yang kuat tanpa menyalahi kodrat 😉

Ide-bisnis-ukm-alfamart88

Nah, ladies mau action ide bisnis kita sekarang? Share di kolom komentar yaaa?

 

love,

 

45 thoughts on “Sinergi Alfamart bersama The Jannah Institute dan Bidadari Jember untuk Perkembangan UMKM Kota Jember

    1. Mbak, aq baca punya pean istilahnya juga keren2 MasyaAlloh..
      Masi kudu banyak latihan mbak akuu.. Barokallahufiik mbak Ipop…😘😘

  1. Nice sharing mb Karin, love it! Lengkap2, dan bisa tuh step by step block note serbuk kayunya dicontek ma buibu yg lupa tar. Semangat ya wahai blogger perempuan, hehe

  2. MasyaAllah ini beneran mb karin? Kereeen 😍 semoga bisa bermanfaat buat orang banyak. Lanjutkan mba! 😍😗❤

    1. Halo rahmaa.. Amiin,, kamu juga semangat ya skripsweetnya. Semiga lulus dan dapet menggapai impian selanjutnya!

    1. Puol kerennya mbak, masyaAlloh.. Semoga makin banyak benih2 seperti bu Dewi di Jember hingga perekonomian mikro di jember makin maju

  3. “Seharusnya, saya belum pantas untuk berdiri di sini. Ingat ya? Di sini kita sama-sama belajar. Saling berbagi ilmu. kebetulan Ilmu yang saya punya ya ini” ucapnya merendah.

    Aku lupa-lupa ingat sama kalimat ibuknya, Alhamdulillah nemu di sini.

    Makasih Mbak Karin panjang kali lebar hasil reportasenya. 😍

  4. Wah tertarik dgn mengolah limbah serbuk kayu jadi sesuatu yg bermanfaat, good job karin…..teruslah berbagi ilmu lewat ketikan tanganmu😘😘

    1. iya mbak, baru dapet kabar untuk daerah banyuwangi uda kerjasama mbak. malah dibutuhin distributor kue basah mbak, semoga bisa bersinergi terus menerus.

  5. nggak bisa berkata-kata apalagi selain keren… baca ceritanya mayar shopping bikin merinding.. ilmu nggak akan habis kalau dibagi dan rejeki nggak akan tertukar… bener banget!!!

  6. Karena memang enggak bisa dan kurang suka dengan handcraft gini, saya selalu kagum dg orang2 yang apik banget bikin2 handcraft ini. Seru juga ya sekalian nyimak sharing-nya Mba Prita. 🙂

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *