Hello world!

 

MasyaAlloh…Alhamdulillahilladzi bini’matihi tatimussolihat 🙂

Saya tidak menyangka, kalau bakal diberi kejutan oleh suami.

Sebulan sebelumnya, saya memang berencana untuk membeli domain sendiri dengan uang hasil tabungan. Ehm, keputusan ini dilatarbelakangi oleh energi positif dari mbak Prita HW. Setiap malam saya uring-uringan, beli domain dimana ya, yang harga dan fasilitasnya cocok di kantong saya.Saya mantengin hape, cek sana cek sini dan berakhir bad mood, karena domain yang saya inginkan terlalu mahal :(. Suami yang risih dengan ke-riwehan saya hanya komen seperti ini.

“Yang penting itu istiqomah nulis dulu, lha wong postingan masih lima Karepe akeh, domain sendiri!”

JLEBB!!

Hadeeh! yee kan malah tambah sebel tingkat dewa. kalau dipikir-pikir sih memang benar dan realistis omongan beliau. namun hasrat perempuan kadung ingin ya ingin itu hqq. harus dipenuhin kalau tidak, bisa membuat banyak hal jadi semakin runyam. Lalu, akhirnya? setelah fase uring-uringan selama beberapa hari, rencana membeli domain menguap karena saya disibukkan dengan kegiatan baru yaitu membantu mertua saya membuat jamu.

Akhir November, di tengah-tengah aktivitas saya yang sedang membantu meracik jamu, Suami saya menunjukkan sesuatu hal di smartphone beliau, yaitu domain baru martabak bunder! ya martabak bunder sekarang punya rumah baru lagi, sudah tidak mengontrak. masyaAlloh! betapa bahagia saya luar biasa! ketika di dapur itu heboh gak jelas seperti Karin yang biasanya. selanjutnya, janji-janji untuk posting secara berkala pun terlontar kepada suami, pandang penuh cinta dan segala tetek bengeknya keluar hari itu untuk suami tercinta. For your information, suami saya bukan orang yang suka hal-hal romantis berlebihan, tapi bagi saya sekedar membelikan sebungkus bakmi mewah, bakso Suradi penuh kikil, bahkan mengajak saya keliling pakai motor malam hari meskipun hanya beli cilok saja itu sesuatu yang membuat mood saya happy banget..apalagi membelikan domain itu sesuatu yang sangaaatt romantis!!

Akan tetapi, karena kesibukan dan ribuan alasan kelelahan lainnya, akhirnya janji rutin posting itu menguap. tiap hari saya ditagih tulisan layaknya beliau pimred yang menagih deadline.

“mana, dek? postinganmu? sek kosong melompong! rugi iki tuku larang-larang..”

beberapa kata dalam bahasa jawa yang artinya,

“Mana, postingannya? Kok, masih kosong, rugi ini sudah bayar mahal-mahal”

hahaha.. saya pun ngacir. Alasan saya pun gak bakal diterima beliau dengan mudahnya.

“kan PC-nya udah dijual..”

“kan..anu..”

“kan.. ituu..”

“anu mas, sudah nulis.. tapi kok jelek ya..”

“sampun nge-draf…tapi kok B..?”

Namanya perempuan emang gitu ya? fluktuatif..

eit.. tapi di hari ini, di tahun 2018 saya akan selalu berusaha untuk menulis apapun itu disini, rumah pemberian suami saya. ingetin ya kalo misalnya rumah ini kosong melompong gak terurus. 🙂

“Menulis itu yang bermanfaat jangan cuma isinya curhatan gak jelas!” (Pak Suami, 2018)

Love yaa,

 

 

3 thoughts on “Hello world!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *